Google
 

13 August 2018

Apa Padanan Bahasa Indonesia dari Frasa Cause of Action Sounding in Contract, Tort, or Equity?


Di forum tanya-jawab penerjemah internasional, salah seorang penerjemah Indonesia mengajukan pertanyaan mengenai padanan bahasa Indonesia dari frasa cause of action sounding in contract, tort, or equity.

Jawaban
cause of action = dasar atau landasan gugatan.

Selanjutnya, menurut Garner, sound bisa bermakna actionable (dapat digugat atau dapat diajukan ke pengadilan) atau recoverable (dapat menghasilkan atau dapat memperoleh). 

Tentu saja, penerjemah harus menentukan makna yang tepat sesuai dengan konteks penggunaan istilah ini. Jika, sound diikuti frasa in contract, maka sound bermakna actionable. Kalau sound diikuti frasa in damages (ganti rugi), maka sound berarti recoverable.

Selanjutnya, contract = kontrak. Gugatan yg diajukan karena adanya pelanggaran kontrak dan biasanya bertujuan memperoleh ganti rugi moneter.

tort = kesalahan perdata namun dalam wacana hukum biasanya tetap digunakan istilah aslinya untuk memperjelas maksud. Ini merupakan kesalahan perdata yang tidak tergolong kejahatan (crime) atau pelanggaran kontrak. Gugatan tort biasanya diajukan untuk memperoleh ganti rugi berupa uang.

equity = kewajaran (fairness) namun dalam wacana hukum biasanya tetap dipakai istilah aslinya untuk memperjelas maksud. Gugatan equity biasanya diajukan untuk hal-hal yang tidak tercakup dalam hukum yang sudah ada. Ujung dari perkara equity adalah putusan sela (injunction) atau disebut juga injunctive relief, equitable relief, atau equitable remedy.

Karena sound diikuti frasa in contract, tort, or equity, maka dalam hal ini sound bermakna ‘dapat diajukan ke pengadilan dalam perkara kontrak, tort, atau equity.

Dengan demikian, secara keseluruhan frasa cause of action sounding in contract, tort, or equity bermakna dasar gugatan yang dapat diajukan ke pengadilan dalam perkara kontrak, tort, atau equity.

Rujukan:
Oran, Daniel. 2008. Dictionary of the Law. 4th Edition. New York: Thomson Delmar Learning.
Garner, Bryan A. 2014. Black's Law Dictionary. 10th Edition. St Paul: Thomson Reuters.

Hipyan Nopri, S.Pd.
Penerjemah Hukum Inggris-Indonesia
Juga Melayani Penerjemahan Dokumen 
Keuangan, Kedokteran, Kimia, Pertanian, dll.
Medan 20122, Sumatera Utara

30 June 2018

Apa Padanan Bahasa Indonesia dari Istilah Alford Plea?


Di forum tanya-jawab situs penerjemahan internasional, seorang penerjemah menanyakan padanan bahasa Indonesia dari istilah Alford plea.

Jawaban
Menurut definisinya, plea adalah jawaban terdakwa terhadap dakwaan jaksa. Jawaban ini bisa berupa pernyataan tidak bersalah (not guilty), pernyataan bersalah (guilty), atau pernyataan tiada bantahan (no contest atau disebut juga nolo contendere).

Karena plea ini merupakan jawaban dari suatu dakwaan, maka istilah ini sering dipadankan dengan 'pengakuan' dalam bahasa Indonesia.
 
Sekarang, mari kita kembali ke istilah Alford plea. Istilah Alford plea ini sebenarnya merupakan 'guilty plea' (pengakuan bersalah). Jadi, lengkapnya seharusnya Alford guilty plea (pengakuan bersalah Alford).

Diberi nama Alford plea karena istilah ini memang muncul setelah terjadinya perkara pembunuhan dengan terdakwa bernama Alford.

Alford plea merupakan pengakuan bersalah tapi tidak mengaku bersalah.

Maksudnya, terdakwa tidak mengakui dakwaan pembunuhan yang disampaikan jaksa. Namun, untuk menghindari hukuman mati, dia bersedia mengaku bersalah karena akan mendapat hukuman yang lebih ringan, yaitu hukuman seumur hidup dan dengan demikian terhindar dari hukuman mati.

Dengan kata lain, pengakuan bersalah terdakwa hanya formalitas saja demi keringanan hukuman, tapi secara pribadi dia tetap mengaku tidak bersalah.

Rujukan:
Oran, Daniel. 2008. Dictionary of the Law. 4th Edition. New York: Thomson Delmar Learning.
 
Garner, Bryan A. 2014. Black's Law Dictionary. 10th Edition. St Paul: Thomson Reuters.

Hipyan Nopri, S.Pd.
Penerjemah Hukum Inggris-Indonesia
Juga Melayani Penerjemahan Dokumen Keuangan, 
Kimia, Pertanian, Peternakan, dll.
Medan 20122, Sumatera Utara

27 May 2018

Apa Padanan Bahasa Indonesia dari Indulgence?

Di forum tanya-jawab situs penerjemahan internasional, seorang penerjemah mengajukan pertanyaan mengenai padanan istilah indulgence dalam bahasa Indonesia. 

Berikut ini teks sumbernya: 
The indemnity in this clause constitutes a separate and independent obligation from the other obligations in this Facility Letter shall apply irrespective of any indulgence granted by the Bank. 

Indulgence merupakan suatu polisem, yaitu kata yang bermakna lebih dari satu. 

Secara umum, indulgence bisa berarti kegemaran, pengampunan, perturutan, perbuatan memanjakan, kemewahan, penenangan, perpanjangan waktu, dll. 

Dengan makna yang begitu banyak ini, penerjemah harus jeli menangkap makna yang paling sesuai dengan konteks penggunaan istilah tersebut dalam wacana sumbernya. 

Jika kita masukkan semua makna tersebut satu per satu ke dalam wacana sumber, maka akan terlihat bahwa hanya makna 'perpanjangan waktu' saja yang sesuai dengan konteks naskah sumber tersebut. 

Naskah sumber bercerita mengenai kewajiban suatu pihak membayar ganti rugi kepada bank. 

Jika dihubungkan dengan topik bahasan di naskah sumber, maka makna indulgence yang tepat adalah: 

indulgence = perpanjangan waktu 

Berikut ini rujukan yang mendukung kesimpulan saya mengenai makna indulgence tersebut. 
Rujukan: 
an extension of the time in which a bill or debt has to be paid.
https://www.google.co.id/search?source=hp&ei=NggKW-a1OsKAvQShvJXQAg&q=define:+indulgence& 

indulgence = an extension of time granted as a favour for payment of a debt or as fulfilment of some other obligation 
https://www.collinsdictionary.com/dictionary/english/indulge 

indulgence = An extension of time for contractual performance such as payment, usually granted as a favor Garner, Bryan A. 2014. Black's Law Dictionary. Tenth Edition. St. Paul: Thomson Reuters. 

Hipyan Nopri, S.Pd. 
Penerjemah Hukum Inggris-Indonesia 
Juga Menyediakan Jasa Penerjemahan 
Dokumen Keuangan, Kedokteran, Kimia, 
Pertanian, Peternakan, dll. 
Medan 20122, Sumatera Utara

13 May 2018

Harta Bawaan: Apa Padanan Bahasa Inggrisnya?


Di forum tanya-jawab situs web penerjemahan internasional, seorang penerjemah Indonesia menanyakan padanan bahasa Inggris dari frasa “harta bawaan.”


Secara lebih rinci harta warisan dapat terdiri atas harta bawaan, harta yang diperoleh selama perkawinan. Harta bawaan dapat berasal dari pencariannya sendiri, warisan orang tua atau kerabatnya, atau dapat pula berasal dari hibah. 

Ketiga jenis harta itu, oleh Lidien yang melakukan penelitian di Aceh, disebut dengan jinamee (diperoleh suami/istri), areuta jeumurang atau harta peunulang (harta warisan dari orang tua). Istilah jinamee yang dimaksud Lidien sebenarnya kurang tepat, sebab istilah jinamee di kalangan masyarakat Aceh pada umumnya adalah mas kawin atau mahar. Selain itu, harta isteri yang diperoleh dari orang tuanya disebut areuta tuha. 

Dalam masyarakat Gayo, harta bersama disebut harta pohroh, yakni harta yang diperoleh sebagai hasil usaha bersama antara suami isteri selama perkawinan, walaupun mungkin isteri tidak secara lahiriah bekerja bersama suaminya dalam suatu usaha atau pekerjaan tertentu. Sedangkan dalam masyarakat Pidie dan Aceh Besar disebut areuta peunulang, dipandang sebagai hibah. 

Areuta peunulang diberikan dihadapan kepala desa pada waktu peumekleh atau pemisahan anak perempuan karena hendak membangun rumah tangga yang baru bersama dengan suaminya. Bentuknya seperti tanah, rumah, sawah, kebun, dan lain-lain. Besarnya harta peunulang tidak boleh merugikan ahli waris laki-laki.


How do we translate "harta bawaan" in the above context?

Thank you very much.


Jawaban

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu saya paparkan definisi dari frasa ‘harta bawaan.’


Harta bawaan adalah harta perkawinan yang diperoleh masing-masing suami-isteri sebelum dilangsungkannya perkawinan, yang selama berlangsungnya perkawinan berada di bawah penguasaan masing-masing suami-isteri (kecuali ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan), dan suami-isteri tersebut mempunyai hak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum mengenai harta bawaannya masing-masing.


Misalnya, seorang wanita yang pada saat akan melangsungkan perkawinan sudah bekerja di sebuah perusahaan selama empat tahun, dan dari hasil kerjanya itu dia mampu membeli mobil. Maka ketika terjadi perkawinan, harta tersebut merupakan harta bawaan isteri.


Selanjutnya, menurut kamus Indonesia-Inggris karya Alan M Stevens:


Harta bawaan = dowry brought to a marriage by either side (dowry yang dibawa masing-masing suami-isteri pada saat perkawinan).


Yang terakhir, pada artikel berikut harta bawaan dipadankan dengan dowry.


Dowry (Harta bawaan) is the wealth possessed before marriage.


Maka dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ‘harta bawaan’ dalam bahasa Indonesia dapat dipadankan dengan ‘dowry’ dalam bahasa Inggris.


Hipyan Nopri, S.Pd.

Penerjemah Hukum Inggris-Indonesia

Juga Melayani Penerjemahan Dokumen Kedokteran,

Keuangan, Kimia, Pertanian, Peternakan, dll.

Medan 20122, Sumatera Utara



Rujukan:


https://books.google.co.id/books?id=hVo2ZDYbL6gC&pg=PA354&lpg=PA354&dq=harta+bawaan+(dowry)&source=bl&ots=a3_g4KirN1&sig=mcWUuWUTyxyh7j3e0kheAL-WW-s&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjEwsWi-fLaAhVKuI8KHbvOAUwQ6AEIYTAE#v=onepage&q=harta%20bawaan%20(dowry)&f=false

http://bem.law.ui.ac.id/fhuiguide/uploads/materi/wealth-in-islamic-marriage-(eng).pptx