Google
 

10 September 2017

Apa Padanan Bahasa Indonesia dari Challenge the Protective Order?


Konteks Naskah Sumber

Seorang editor surat kabar berniat mengajukan permohonan kepada pengadilan agar membuka dokumen rahasia tentang pencabulan terhadap anak kecil di sebuah lembaga keagamaan. Dia sadar hal itu akan mendapat tantangan besar. Tentang hal itu dia berkata:

I'd like to challenge the protective order in the
XXX case.


Pembahasan

Seorang penerjemah hukum bahasa Inggris-Indonesia harus memahami bahwa protective order (putusan perlindungan) mencakup dua hal: perlindungan korban terhadap pelaku dan perlindungan informasi penting atau sensitif sehubungan dengan suatu perkara.

Berdasarkan uraian pada naskah sumber, seorang penerjemah hukum akan menyimpulkan bahwa protective order yang dimaksud berkaitan dengan perlindungan informasi penting atau sensitif. Jika terungkap, informasi ini dapat merugikan hak pihak yang terkait dengan informasi tersebut atau mempermalukannya.

Jadi, protective order yang dikeluarkan pengadilan memang dapat menjaga nama baik pihak tersebut karena putusan ini mencegah orang untuk memperoleh informasi penting atau sensitif tersebut.

Selama protective order ini berlaku, tentu si editor tidak akan bisa mendapatkan informasi penting sehubungan dengan perkara dimaksud.

Karena itu, si editor berkepentingan untuk membatalkan protective order ini dengan melakukan challenge untuk mengungkap tuntas apa yang sebenarnya terjadi.

Dengan kata lain, si editor melakukan upaya hukum untuk mendapatkan hak memperoleh informasi.

Seorang penerjemah hukum juga harus memahami bahwa hak memperoleh informasi ini merupakan urusan perdata.

Dalam konteks hukum perdata Indonesia, upaya hukum yang menentang putusan pengadilan ini disebut perlawanan atau verzet.

Karena itu, padanan bahasa Indonesia dari 'challenge the protective order' adalah 'mengajukan perlawanan/verzet terhadap putusan perlindungan.'

Karena si editor adalah pihak ketiga dalam perkara tsb, maka upaya perlawanan ini disebut derden verzet (perlawanan pihak ketiga).

Hipyan Nopri, S.Pd.
Penerjemah Hukum Inggris-Indonesia
Juga Menyediakan Jasa Penerjemahan Dokumen
Bisnis, Keuangan, Kedokteran, Kimia, Pertanian, dll.
Medan, Sumatera Utara

No comments: