Google
 

12 January 2016

Maritime Lien: Piutang Maritim atau Jaminan Fidusia Kapal Laut?

Naskah sumber: 
The ship is free from encumbrances, mortgages, maritime liens, ... etc.

Sebagian penerjemah memadankan 'maritime lien' dengan 'piutang maritim.'

Sebenarnya, 'piutang maritim' sebagai padanan 'maritime lien' tidak tepat. Istilah 'piutang maritim' terlalu umum dan kabur kalau dijadikan padanan 'maritime lien' sehingga tidak menggambarkan dengan jelas dan akurat makna istilah asalnya. Lien itu sendiri merupakan piutang bagi pemegang lien, bukan bagi pemilik kapal. Bagi pemilik kapal, lien tsb adalah utang yang harus dilunasi. Jadi, lien itu utang sekaligus piutang namun bagi pihak yang berbeda, yaitu pemberi lien (pemilik kapal) dan pemegang lien (kreditur). Jadi, kalau dikatakan lien adalah piutang, maka sudah menyalahi pengertian lien. Selain itu, jika dimasukkan ke dalam konteks kalimat sumber jadi tidak logis. Masa pemilik kapal harus bebas dari piutang? Logisnya, seseorang itu harus bebas dari utang. 

Untuk memperkuat uraian di atas, berikut saya kutipkan definisi lien menurut Black's Law Dictionary Edisi ke-10 (2014:1063):
Lien = a legal right or interest that a creditor has in another's property lasting usually until a debt or duty that it secures is satisfied. Typically, the creditor does not take possession of the property on which the lien has been obtained. 
Lien = suatu hak hukum atau bagian hak yang dimiliki kreditur atas harta orang lain yang biasanya berlaku sampai suatu utang atau kewajiban yang dijaminnya dilunasi. Biasanya, kreditur tidak menguasai harta yang dijadikan jaminan tersebut.

Dari definisi di atas sangat jelas bahwa lien merupakan suatu bentuk hak jaminan. Untuk mendapatkan padanan bahasa Indonesianya, maka perlu diketahui lembaga hak jaminan yang ada dan berlaku di Indonesia.

Dalam sistem hukum jaminan Indonesia, lembaga jaminan mencakup: gadai, hak tanggungan, jaminan fidusia, dan hipotek.

Sejak berlakunya UU No. 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan, lembaga hak jaminan untuk benda tak bergerak adalah hak tanggungan, dan lembaga hak jaminan lama yg disebut hipotek hanya berlaku untuk kapal laut dan pesawat terbang.

Karena itu, dalam konteks ini: mortgage = hipotek.

Selanjutnya, lembaga hak jaminan untuk benda bergerak adalah jaminan fidusia (UU No. 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia). Karena itu, dalam konteks ini: lien = jaminan fidusia (untuk kapal laut berbobot kurang dari 20 m3).

Jadi, kalau diterjemahkan secara lengkap: The ship is free from encumbrances, mortgages, maritime liens, ... etc = Kapal tsb bebas dari pembebanan hak, hipotek, jaminan fidusia, dll.


Hipyan Nopri, S.Pd.
Penerjemah Hukum Bahasa Inggris-Indonesia 
Medan, Sumatera Utara 

No comments: