Google
 

11 February 2011

Arti Singa dan Singa Mati di Kalangan Penerjemah

Para penerjemah Indonesia sering memlesetkan istilah bahasa Inggris 'deadline' menjadi 'deadlion' (dead = mati, lion = singa, singa mati).

Sebenarnya, istilah 'deadline' berarti 'tenggat' atau 'batas waktu' penyelesaian suatu order penerjemahan.

Entah siapa yang pertama kali kreatif menciptakan plesetan ini. Yang jelas, di kalangan para penerjemah Indonesia, terutama para penerjemah yang tergabung di milis Bahtera, istilah ini sudah sangat populer.

Karena itu, saya juga ikut-ikutan memlesetkan istilah dunia bisnis jasa penerjemahan ini. 'Order penerjemahan' saya beri pengertian baru 'singa', dan 'order yang telah selesai dikerjakan' diberi makna 'singa mati'.

Kalau order penerjemahannya sedang dikerjakan atau belum selesai dikerjakan digunakan istilah 'singa hidup'.

Karena itu, para penerjemah harus berusaha mematikan 'singa' yang telah diterimanya dari klien agar menjadi 'singa mati'.

Kalau singanya tidak mati sesuai waktu yang telah disepakati, penerjemah bersangkutan akan dimarahi oleh kliennya atau mendapat sanksi berupa pemotongan bayaran yang seharusnya.

Akibat dari kelalaian ini si penerjemah 'diterkam singa', atau menanggung akibat merugikan dari kelalaian atau kesalahannya.

Mudah-mudahan, rekan-rekan saya para penerjemah profesional Indonesia maupun luar negeri tidak ada yang pernah 'diterkam singa'.:)

No comments: