Google
 

13 January 2008

Sample Biological Translation - English to Indonesian

English Source Text
Respiratory Systems and Gas Bladder
The basic requirement of a respiratory organ is a surface through which gas exchange between blood and the external water or air can take place by diffusion. The surface must remain moist to let the cells live, must he large enough to permit sufficient gas flow, and must be thin enough to allow adequately rapid diffusion. Since the rate of diffusion also depends on the difference in oxygen and carbon dioxide concentration across the membrane, there is great advantage to perfusing the respiratory organ with blood that is relatively high in carbon dioxide content and low in oxygen. Similarly, there should be a rapid exchange of water or air on the other side of the membrane. The circulatory system controls the flow of blood, and the muscular and skeletal systems control the flow of water or air, often in conjunction with respiratory ducts.
The principal respiratory organs of postembryonic vertebrates are gills and lungs, although the skin and several other structures are sometimes also adapted for respiration. Gas bladders are probably homologous with lungs. Gills and lungs are related only by the serial homology of embryonic primordia; they relate to virtually different systems.
The rather complicated structure of gills and lungs is distinctive at class and sometimes at subclass levels. At lesser taxonomic levels there is considerable variation, some of which is adaptive and some apparently riot. Particular interest and some remaining problems centre on the evolution of respiratory organs during the transition to terrestrial life.

Indonesian Target Text
Sistem Pernapasan dan Kantung Udara
Persyaratan pokok suatu organ pernapasan adalah permukaan di mana pertukaran udara antara darah dan air atau udara dari luar dapat berlangsung melalui difusi. Permukaan tersebut harus tetap lembab agar sel-sel bisa tetap hidup, harus cukup besar untuk memungkinkan aliran udara yang cukup, dan harus cukup tipis untuk memungkinkan difusi yang cukup cepat. Karena kecepatan difusi juga tergantung pada perbedaan konsentrasi oksigen dan karbon dioksida pada membran, perfusi organ pernapasan dengan darah yang mengandung karbon dioksida relatif tinggi dan mengandung oksigen reglatif rendah sangat menguntungkan. Begitu pula, harus terdapat pertukaran air atau udara yang cepat pada sisi membran yang lain. Sistem sirkulasi mengatur aliran darah, dan sistem otot dan rangka mengatur aliran air atau udara, biasanya bersama dengan saluran pernapasan.
Organ pernapasan utama pada vertebrata adalah insang dan paru-paru, walaupun kulit dan beberapa struktur lain kadang-kadang juga mengalami adaptasi untuk pernapasan. Kantung udara mungkin mirip dengan paru-paru. Insang dan paru-paru hanya berkaitan karena homologi serial primordia embrionik; keduanya jelas berkaitan dengan sistem yang berbeda.
Struktur insang dan paru-paru yang relatif kompleks sangat jelas pada level kelas dan kadang-kadang pada level subkelas. Pada level taksonomi yang lebih rendah terdapat banyak variasi, yang sebagian di antaranya bersipat adaptif dan sebagian lagi jelas tidak adaptif. Perhatian khusus dan sejumlah masalah yang tersisa berkisar pada evolusi organ pernapasan selama proses peralihan menuju kehidupan di darat.

No comments: