Google
 

16 September 2007

Tarif Per Kata Teks Asal vs Tarif Per Halaman Hasil Terjemahan

Berbeda dengan sistem pentarifan internasional, yang umumnya didasarkan pada tarif per kata teks asal, klien lokal dan nasional lebih mengenal tarif per halaman hasil terjemahan. Sebenarnya, sistem tarif per kata teks asal merupakan sistem pentarifan yang paling adil. Dengan penentuan tarif per kata teks asal, jumlah katanya menjadi pasti dan tidak bisa diubah. Kalau menurut perhitungan jumlah kata teks bahasa Inggris adalah 5000 kata, jumlah tersebut tidak bisa berubah. Siapa pun penerjemahnya, hasil perhitungannya akan sama saja. Penerjemah kemudian memberitahukan jumlah kata tersebut kepada calon klien, kemudian calon klien bisa ikut menghitung jumlah kata tersebut dan mengkonfirmasi apakah hasil perhitungannya sama atau berbeda dengan perhitungan penerjemah. Untuk file dalam format Word, jumlah kata dapat dihitung dengan mengklik Tools dan kemudian Word Count; untuk file PowerPoint, jumlah kata dapat dihitung dengan mengklik File, Properties, dan Statistics; untuk Excel dan pdf, perhitungan jumlah kata dapat dilakukan setelah file tersebut dikonversi ke Word.
Ini berbeda sekali dengan penentuan tarif per halaman hasil terjemahan. Sistem pentarifan ini bisa sangat bervariasi antar penerjemah. Artinya, penerjemah yang berbeda bisa menetapkan spesifikasi halaman yang berbeda. Perbedaan ini mencakup: 1) perbedaan margin atas, bawah, kiri, dan kanan; 2) perbedaan spasi antar baris; 3) perbedaan jenis dan ukuran huruf; dan 4) perbedaan ukuran kertas. Margin atas, bawah, kiri, dan kanan yang lebih lebar akan menghasilkan halaman yang lebih banyak. Teks dengan spasi 2 akan menghasilkan halaman yang lebih banyak daripada teks dengan spasi 1,5, apalagi teks dengan spasi 1. Jenis dan ukuran huruf yang berbeda akan menghasilkan jumlah halaman yang berbeda. Misalnya, huruf Bookman Old Style akan menghasilkan halaman yang lebih banyak daripada huruf Times New Roman. Bookman Old Style 10 akan menghasilkan halaman yang lebih sedikit daripada BOS 12. Akhirnya, kertas kuarto akan menghasilkan halaman yang lebih banyak daripada kertas folio.
Selain itu, dengan perhitungan tarif per kata teks asal, besarnya biaya yang akan dibayar klien untuk jasa penerjemahan yang dibutuhkannya sudah bisa diketahui dari awal. Dengan demikian, calon klien bisa mendapatkan informasi dini mengenai biaya yang akan dikeluarkannya. Karena itu, calon klien dapat segera membuat keputusan apakah biaya yang ditawarkan penerjemah sesuai dengan anggarannya yang tersedia.
Sebaliknya, perhitungan tarif per halaman hasil terjemahan tidak memberikan informasi biaya yang pasti kepada calon klien karena penerjemah tidak bisa memastikan berapa halaman hasil terjemahan nanti. Akibatnya, perbedaan jumlah halaman yang diperkirakan dan jumlah halaman yang sebenarnya bisa menimbulkan perselisihan antara penerjemah dan klien karena perbedaan ini menyebabkan perbedaan besarnya biaya yang harus ditanggung klien.
Saya sudah memberikan gambaran mengenai perhitungan tarif per kata teks asal dan per halaman hasil terjemahan. Sekarang, pilihan ada pada klien - mau memakai sistem tarif per kata teks asal atau sistem tarif per halaman hasil terjemahan?

No comments: