Google
 

17 August 2007

Kode Etik Penerjemah

Berikut ini adalah beberapa prinsip umum yang berperan sebagai kode etik penerjemah:

1. Profesionalitas
Seorang penerjemah harus bersikap sopan dan ramah kepada klien, menjelaskan perannya kepada klien, mempertahankan makna yang terkandung dalam teks sumber, menyelesaikan dan mengirimkan hasil kerjanya tepat waktu.

2. Kerahasiaan (Konfidensialitas)
Seorang penerjemah tidak boleh mempublikasikan informasi yang diperolehnya selama pengerjaan order penerjemahan tanpa izin klien.

3. Kompetensi
Seorang penerjemah tidak boleh menerima order penerjemahan yang tidak mampu dia kerjakan dengan kualitas terbaik.

4. Imparsialitas
Seorang penerjemah harus bersikap objektif dalam setiap kontrak penerjemahan.

5. Akurasi
Seorang penerjemah harus berusaha melakukan penerjemahan seakurat mungkin dengan mempertahankan makna dan gaya bahasa teks sumber.

6. Kualitas
Seorang penerjemah harus selalu berusaha menghasilkan terjemahan terbaik.

7. Pengembangan Profesi
Seorang penerjemah harus terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya dan selalu mengevaluasi dan memperbaiki kinerjanya.

8. Solidaritas Profesi
Penerjemah harus saling menghormati dan menghargai di antara rekan-rekan seprofesi.

Semoga bermanfaat baik bagi penerjemah maupun pengguna jasa penerjemahan.

4 comments:

donny said...

Bro, Kalo "kredibilitas" si penterjemah masuk dalam kategori mana ?

Boleh minta pendapat ?
Saya bekerja sebagai translator di suatu perusahaan. Itu artinya saya mendapatkan gaji dari perusahaan ini dan harus mematuhi perintah dari perusahaan ini. Jika perintah yang saya terima adalah menterjemahkan secara salah ke pihak seberang atau membohongi pihak seberang, haruskah saya tolak ?

Hipyan (Mr) said...

Kredibilitas akan tercapai kalau kode etik tsb dipenuhi. Dengan kata lain, kredibilitas bukan salah satu unsur dari kode etik tsb melainkan hasil dari pelaksanaan kode etik.

Yang mesti dituruti adalah perintah yang benar; perintah yang salah dan melanggar hukum mesti ditolak.

Jika sebaliknya, maka kredibilitas Anda akan rusak atau bahkan Anda bisa dituntut karena telah melakukan tindak pidana secara sengaja dan terencana.

donny said...

Selamat Malam Mr. Hipyan,

Terima kasih atas respon Mr. Hipyan sebelumnya.

Sebelum hal-hal yang memusingkan sebagai translator muncul, sebaiknya saya berkonsultasi dulu ke Mr. Hipyan.

Sebagai translator di perusahaan ini, saya ditugaskan untuk menterjemahkan tulisan dan lisan. Jujur saja, saya lebih was-was terhadap terjemahan lisan karena rawan timbul masalah sebagai berikut(semoga tidak akan pernah terjadi) :

1. Andaikan, saya menterjemahkan perkataan sesuai yang disampaikan ke saya. Ternyata terjemahan saya salah akibat kesalahan pada nara sumber perkataan. Lebih buruk lagi, si nara sumber menyangkal memberikan pernyataan yang salah.
Apa pencegahan untuk masalah ini dan pemecahannya ?

2. Andai saya dibohongi oleh si nara sumber dengan sengaja
(yang tentu saja tanpa pengetahuan saya) sehingga yang saya sampaikan
bukan yang sebenarnya.Apa pencegahan untuk masalah ini dan pemecahannya ?

3. Ada satu dilema, perlukah seorang translator mengetahui duduk perkara yang sebenarnya sebelum menterjemahkan ? Mengingat si atasan mungkin tidak ingin terlalu terbuka dalam semua hal. Lalu apakah translator berhak menolak menterjemahkan jika duduk perkara tidak jelas ?

Terima kasih banyak.

Hipyan (Mr) said...

1. Kalau terjemahan sesuai dg apa yg disampaikan, tidak ada masalah.

Kalau narasumber salah bicara, dia bisa mengulang ucapannya dg menyampaikan versi yg benar.

Tugas penerjemah lisan hanya menerjemahkan apa yg disampaikan pembicara.

Tidak ada sangkal-menyangkal antara pembicara dg penerjemah lisan.

2. Kembali ke jawaban nomor 1.

3. Duduk perkara kan otomatis kita ketahui saat penerjemahan berlangsung.

Yg perlu diketahui sebelum penerjemahan hanya topik apa yg akan dibahas dan gambaran umumnya saja.

Yg terakhir, semua pertanyaan Anda ini hanya pengandaian pesimis saja.

Kalau boleh menyarankan, sebaiknya Anda awali segala kegiatan dg sikap optimis dan doa.

Teruskan perjuangan.